
SEMINAR FOREX BLOG
Kekalahan adakalanya memang menyakitkan. Apalagi “kekalahan” yang terjadi ketika bapak/ibu melakukan transaksi di valuta asing trading, dengan kata lain loss. Tentu saja, karna itu berarti boss kehilangan sejumlah uang ditelan pasar. Tentu tanpa kasus yang menggembirakan.
Tapi bapak/ibu juga puguh kadang-kadang mendengar kalimat stimulan semacam ini, “Orang yg hebat bukanlah orang yang tak tahu gagal, tetapi orang yg terus-menerus dpt bangkit masing-masing kali menemukan kegagalan.”
Jadi, pembaca tidak perlu berkecil hati kalo sekali-dua kali menjumpai kerugian. Yg menentukan apakah bapak/ibu mau keluar bagaikan pemenang atau pecundang yaitu dengan jalan apa tutorial kamu memahirkan dan menerima “pukulan demi pukulan” lantas dgn cara tertentu mengubahnya berubah kemenangan yang gemilang. Ya, transaksi trading kenyataannya sebagaimana itu. Sebagian kali loss adalah perihal yg sangat biasa.
Tentu saja, untuk memutarbalikkan kondisi tidaklah soal yang bisa dilakukan dengan cara instan. Diperlukan pengetahuan, kesabaran serta kedisiplinan yg cuman selain – puguh saja – kekuatan modal yg memadai.
Berikut yaitu nggak semua kondisi yang mesti pembaca fokus bagaikan bekal dlm usaha merubah “kekalahan” berubah “kemenangan”.
SEMINAR FOREX BLOG
Kesalahan lazim yg sekali waktu dilakukan seorang trader yakni membiarkan pikirannya dikuasai perasaan “dendam” setelah menjumpai kerugian. Ia ingin segera membalas kekalahan yg baru saja ia alami, hingga ia dgn tergesa-gesa buru-buru mencari-cari peluang bakal kembali membuka posisi.
Kekalahan sebenarnya menyakitkan, tapi pembaca perlu sadar bahwa setiap kesimpulan wajib dilakukan dengan kepala dingin. Dari pengetahuan kami, sulit bagi mampu tetep obyektif dalam mengambil langkah dalam transaksi trading k'lo kondisi kita sedang emosional. bapak/ibu bakal miring melewatkan nggak semua poin berarti dlm analisa anda sebab tak hendak tertinggal prospek bersama kepingin selekasnya “membayar” kekalahan boss barusan. Ini berbahaya, karena k'lo demikian dan sampai-sampai besar kemungkinan agan mau lagi menerima kerugian & semakin membebani pandangan dengan perasaan Anda.
Dan Sampai-Sampai langkah yg paling tepat yaitu selekasnya menutup perangkat transaksi trading jurangan sehabis memperoleh kerugian. pembaca baru boleh kembali bertarung k'lo loss yang telah lalu tak lagi terbayang pada waktu jurangan ingin memperbuat transaksi.
SEMINAR FOREX BLOG

Atur Ulang Transaksi Trading Plan
Dalam keadaan ini, yang mesti diatur ulang adalah pembatasan rawan dlm setiap transaksi. Kalo bro/sis udah menetapkan bahaya per jual/beli – perumpaannya – adalah 5%, dan sampai-sampai terapkan juga 5% tersebut dari wilayah kapital terakhir yg agan miliki.
Dgn demikian kelihatan bahwa lama kelamaan besar modal Anda, “cadangan peluru” boss juga bakal lama kelamaan banyak. Muncul pula bahwa makin lama kecil modal, utk bisa transaksi trading dengan nyaman, rawan per transaksi malah lama kelamaan besar (10% versus 5%).
SEMINAR FOREX BLOG
Penilaian Transaksi
Adakalanya kita mengalami kerugian krn kekeliruan kita menginterpretasi chart, sinyal yang muncul dari bimbingan trading, alias malahan kekeliruan menghitung position size. Utk itu, ada baiknya anda mengerjakan pertimbangan apa yg membuat boss mengalami kerugian.
Apakah boss telah mengerjakan transaksi trading plan dgn baik? Apakah bapak/ibu sudah benar-benar memperbuat check & re-check pd signal yang dilayangkan oleh panduan trading? Apakah anda sudah benar-benar menghitung peluang resiko? Apakah ada informasi yg mempengaruhi pasar dgn cara signifikan?
Pertanyaan-pertanyaan itu nanti hendak menjelma pegangan untuk boss untuk menghitung apakah tekor yg bro/sis natural yaitu good loss dgn kata lain bad loss. K'Lo pembaca telah melakukan semuanya dengan benar tetapi senantiasa loss juga, dan sampai-sampai itu sebenarnya yakni bagian dari resiko trading yg – sekali lagi – amat umum terjadi. Dgn terbiasa melaksanakan evaluasi, anda justru akan dapat meningkatkan kepandaian transaksi trading Anda.
Jadi, apakah bro/sis baru saja menemukan “kekalahan”? Jangan khawatir, bisa jadi itu akan menjadi awal langkah kemenangan. Kukuh semangat.
