
FOREX EBOOK IN URDU
Kekalahan seringkali kenyataannya menyakitkan. Apalagi “kekalahan” yang terjadi tempo pembaca melaksanakan transaksi di foreign exchange trading, alias loss. Puguh saja, karena itu berarti kamu kehilangan sejumlah uang ditelan pasar. Pasti tidak problem yg menggembirakan.
Tapi agan juga tentu acap mendengar kalimat stimulan semacam ini, “Orang yang hebat tidaklah orang yg nggak tahu gagal, melainkan orang yang terus-menerus bisa bangkit setiap kali menemukan kegagalan.”
Jadi, boss tidak harus berkecil hati bila sekali-dua kali menerima kerugian. Yang memutuskan apakah kamu hendak pergi sebagai pemenang dgn kata lain pecundang yakni dengan jalan apa bimbingan pembaca memahirkan serta menerima “pukulan demi pukulan” setelah itu dgn kaidah tertentu mengubahnya berubah kemenangan yg gemilang. Ya, trading sebenarnya serupa itu. Beberapa kali loss yaitu perkara yang sangat biasa.
Pasti saja, bakal memutarbalikkan keadaan bukanlah hal yg sanggup dilakukan secara instan. Diperlukan pengetahuan, kesabaran dengan kedisiplinan yg cukup disamping – tentu saja – kekuatan modal yang memadai.
Berikut adalah sebagian masalah yang butuh anda fokus bagaikan bekal dalam usaha menjadi “kekalahan” menjadi “kemenangan”.
FOREX EBOOK IN URDU
Kekeliruan jamak yang terkadang dilakukan seorang trader yakni membiarkan pikirannya dikuasai perasaan “dendam” selepas menerima kerugian. Ia pengen segera membalas kekalahan yang baru saja ia alami, dan sampai-sampai ia dengan tergesa-gesa secepatnya mencari-cari potensi untuk kembali membuka posisi.
Kekalahan sebenarnya menyakitkan, tetapi bapak/ibu perlu sadar bahwa masing-masing sikap usah dilakukan dengan kepala dingin. Dari pengalaman kami, susah bagi dapat konsisten obyektif dlm mengambil dekrit dlm transaksi trading kalo situasi kita sedang emosional. bapak/ibu bakal cenderung melewatkan tidak semua poin substansial dlm analisa kamu sebab tidak hendak tertinggal kesempatan dan ingin secepatnya “membayar” kekalahan jurangan barusan. Ini berbahaya, karna k'lo demikian maka besar prospeknya agan hendak lagi menemukan loss & semakin membebani pikiran dengan perasaan Anda.
Dan Sampai-Sampai langkah yang betul-betul tepat ialah ekspres menutup instrumen trading bro/sis selepas menemukan kerugian. bapak/ibu baru boleh kembali bertarung kalau loss yg telah kemudian tidak lagi terbayang pada waktu agan hendak melaksanakan transaksi.
FOREX EBOOK IN URDU

Atur Ulang Trading Plan
Dalam perihal ini, yg usah diatur ulang yaitu pembatasan ancaman dlm masing-masing transaksi. Bila bro/sis udah menetapkan resiko per jual/beli – perumpaannya – adalah 5%, dan sampai-sampai terapkan juga 5% tsb dari bagian modal terakhir yg kamu miliki.
Dengan demikian muncul bahwa makin lama gede modal Anda, “cadangan peluru” boss juga bakal lama kelamaan banyak. Muncul pula bahwa semakin kecil modal, bakal dpt trading dgn nyaman, resiko per jual/beli justru lama kelamaan besar (10% versus 5%).
FOREX EBOOK IN URDU
Evaluasi Transaksi
Kadang-Kadang kita mendapatkan tekor karena kesalahan kita menginterpretasi chart, signal yang muncul dari pola trading, dgn kata lain bahkan kesalahan menghitung position size. Untuk itu, ada baiknya agan melakukan penilaian apa yang membuat bro/sis menemukan kerugian.
Apakah pembaca sudah mengerjakan trading plan dgn baik? Apakah jurangan sudah sungguh-sungguh mengerjakan check & re-check pada signal yg diberikan oleh langkah trading? Apakah boss sudah sungguh-sungguh menghitung potensi resiko? Apakah ada berita yang mempengaruhi pasar secara signifikan?
Pertanyaan-pertanyaan itu nanti hendak menjelma fondasi bakal pembaca untuk menghitung apakah tekor yang bro/sis natural yakni good loss alias bad loss. K'Lo agan telah melaksanakan semuanya dgn benar namun tetap loss juga, dan sampai-sampai itu kenyataannya yaitu area dari rawan trading yg – sekali lagi – sangat lazim terjadi. Dgn terbiasa menjalani evaluasi, kamu malah akan sanggup meninggikan kemahiran trading Anda.
Jadi, apakah bro/sis baru saja menjumpai “kekalahan”? Jangan khawatir, dapat jadi itu akan berubah awal langkah kemenangan. Tetep semangat.
